from me

hi, all...........
berbagi menjadi hal yang penting ketika kita mendapatkan masalah........
so....
be always share with me, about everything.

Selasa, 15 Maret 2011

Bank

TUGAS SOFTSKILL
TERAPAN KOMPUTER PERBANKAN

Pengertian / Definisi Bank
Asal dari kata bank adalah dari bahasa Italia yaitu banca yang berarti tempat penukaran uang. Secara umum pengertian bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
Sedangkan pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Klasifikasi bank :

Berdasarkan pasal 5 Undang – Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, terdapat dua jenis bank berdasarkan undang-undang, yaitu :
1. Bank umum adalah : Bank yang dalam pengumpulan dananya terutama menerima simpanan dalam bentuk giro dan deposito dalam usahanya terutama dalam memberikan kredit jangka pendek.
2. Bank Perkreditan Rakya adalah : Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Fungsi Pokok Bank
Bank sebagai lembaga perantara keuangan memberikan jasa - jasa keuangan baik kepada pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang memiliki dana bank - bank melakukan beberapa fungsi dasar sementara tetap menjalankan kegiatan rutinnya di bidang keuangan. Fungsi dasar dan bank dapat dilihat dan keterangan berikut. Bank memiliki fungsi pokok sebagai berikut :
1. Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam
kegiatan ekonomi.
2. Menciptakan uang
3. Menghimpun dana dan menyalurkan kepada masyarakat
4. Menawarkan jasa - jasa keuangan lain.
5. Menyediakan fasilitas untuk perdagangan intemasional
6. Menyediakan pelayanan penyimpanan untuk barang - barang berharga.
7. Menyediakan jasa - jasa pengelolaan dana

Tugas Bank :
a. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
1. Menetapkan sasaran monter dengan memperhatikan laju inflasi yang ditetapkannya.
2. Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara termasuk tetapi tidak terbatas pada :
- Operasi pasar terbuka di pasar uang, baik rupiah maupun valuta asing
- Penetapan tingkat diskonto
- Penetapan cadangan wajib minimum dan
- Pengaturan kredit dan pembiayaan
b. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
1. Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas jasa sisa pembayaran
2. Mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya
3. Menetapkan penggunaan alat pembayaran
c. Mengatur dan mengawasi bank

peranan dan tugas bank sentral :
Peranan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral atau sering juga disebut Bank to bank dalam pembangunan memang penting dan sangat dibutuhkan keberadaanya. Tugas - tugas Bank Indonesia adalah mengatur, mengkoordinir, mengawasi serta memberikan tindakan kepada dunia perbankan. Sesuai UU RI nomor 23 tahun 1999 adalah untuk mencapai dan memelihara kestabilan Rupiah.
Agar ketabilan nilai rupiah dapat tercapai dan terpelihara, maka Bank Indonesia memiliki tugas antar lain:

1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
• Menetapakan sasaran - sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkannya.
• Melakukan pengendalian moneter.
• Memberikan kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syriah, paling lama 90 hari kepada bank untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek bank yang bersangkutan.
• Melaksanakan kebijkan nilai tukar berdasarkan sistem nilai tukar yang telah ditetapkan.
• Mengelola cadangan devisa.
• Menyelenggarakan survei secara berkala atau sewaktu - waktu diperlukan yang dapat bersifat makro dan mikro.
2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
• Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran.
• Mewajibkan penyelanggaraan jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya.
• Menetapkan penggunaan alat pembayaran.
• Mengatur sistem kliring antar bank dalam mata uang rupiah maupun asing.
• Mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta menarik dan memusnahkannya dari peredaran.
3. Mengatur dan mengawasi bank.
• Menetapakan ketentuan - ketentuan perbankan yang memuat prinsip - prinsip kehati - hatian.
• Memberikan dan mencabut izin usaha bank.
• Memberikan izizn pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor bank.
• Memberikan persetujuan atas kepemilikan dan kepengurusan bank.
• Memberikan izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan usaha tertentu.
Hubungan BI dengan pemetintah.
• Bertindak sebagai pemegang kas pemerintah.
• Dapat menerima pinjaman luar negri, serta menyelesaikan tagihan dan kewajiban keuangan pemerintah terhadap pihak luar negri.
• Pemerintah wajib mengundang BI dalam sidang kabinet yang membahas masalah ekonomi negara.
• Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada pemerintah mengenai rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara.
• BI dilarang memberika kredit kepada pemerintah.
Hubungan dengan Dunia Internasional.
• Dapat melakukan kerja sama dengan Bank Sentral negara lain dan Organisasi atau Lembaga Internasional.
• Dalam hal dipersyaratakan bahwa anggota Internasional dan atau lembaga Multilateral adlah negara maka BI dapat bertindak untuk dan atas nama negara RI sebagai anggota.



Tujuan Bank sentral :

Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah tersebut mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, dan kestabilan terhadap mata uang negara lain. Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi, sedangkan aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas-batas tanggung jawabnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, transparan, dan harus mempertimbangkan kebijakan umum Pemerintah di bidang perekonomian.

Salah satu Kebijakan Bank INDONESIA
Kestabilan makroekonomi dan sistem keuangan yang telah dicapai pada tahun 2006,
memberikan landasan bagi percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia. Berbagai indikator
makroekonomi dan sistem keuangan menunjukkan perbaikan yang signifikan. Pertumbuhan
ekonomi nasional tercatat sebesar 5,5% (yoy), didorong terutama oleh ekspor dan konsumsi
swasta. Sementara itu, tingginya tekanan inflasi nasional pada awal tahun 2006 yang
mencapai 17,06% (yoy), secara perlahan tapi pasti turun menjadi 6,6% (yoy) pada akhir
tahun 2006.
Kondisi ini memberikan ruang gerak bagi Bank Indonesia untuk menurunkan BI Rate.
Selama tahun 2006, Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate secara bertahap sebesar 300
basis point, dari 12,75% menjadi 9,75%. Selain itu, Neraca Pembayaran Indonesia juga
mengalami surplus sebesar USD15 miliar, yang didukung oleh stabilnya nilai tukar rupiah
terhadap dolar AS yang berada pada kisaran Rp9100-9400/USD.
Di sektor perbankan, beberapa indikator kinerja menunjukkan perkembangan yang
positif. Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.287 triliun, sedangkan kredit
yang disalurkan mencapai Rp832,9 triliun. Keberhasilan ini didukung pula dengan turunnya
NPL, dan bertahannya permodalan perbankan pada level yang cukup tinggi sekitar 20%.
Dengan memanfaatkan stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan tersebut, pada
awal tahun 2007, Bank Indonesia mencanangkan delapan butir arah dan kebijakan yang
bertujuan untuk mendorong peningkatan fungsi intermediasi perbankan ke sektor riil. Delapan
butir arah dan kebijakan tersebut antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut:

I. Bank Indonesia akan lebih aktif berperan sebagai katalisator dalam mendorong fungsi
intermediasi perbankan ke sektor riil, dan berkeinginan menjadikan dirinya sebagai Database Perekonomian Nasional sekaligus pusat informasi kajian-kajian ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak. Bank Indonesia akan melakukan kajian dan penelitian tentang berbagai sektor usaha dan industri, termasuk didalamnya sektor UMKM.
II. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan pemerintah untuk menata kembali
industri perbankan, khususnya melalui revitalisasi peran bank-bank BUMN.
III. Memfasilitasi proses merger, dengan berperan dalam negosisasi yang mengacu pada prinsip-prinsip yang netral, fair, wajar, dan optimal.
IV. Memfasilitasi kelancaran pelaksanaan fungsi intermediasi perbankan dengan melakukan
perubahan Peraturan Bank Indonesia. Pokok-pokok perubahan ketentuan tersebut antara lain mengenai ketentuan tata cara penilaian kolektibilitas kredit, dan ketentuan yang terkait dengan prinsip kehati-hatian perbankan.
V. Mengeluarkan bagi bank asing agar berkontribusi lebih optimal dalam proses
pembangunan Indonesia.
VI. Lebih proaktif dalam mengembangkan pasar dan instrumen keuangan dalam rangka memperluas kegiatan perbankan ke sektor-sektor produktif melalui penerapan
VII. Mempercepat pertumbuhan bank syariah melalui sosialisasi yang lebih intensif, mendorong pengayaan produk dan jasa keuangan syariah, serta perluasan outlet pelayanannya, dan mendukung masuknya dana investasi luar negeri melalui instrumeninstrumen keuangan syariah.
VIII. Mengarahkan kembali peran, fungsi, dan pola operasional BPR agar sesuai dengan kondisi dan kebiasaan sosial setempat, tanpa mengurangi pengelolaan risiko. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung pengembangan BPR adalah memfasilitasi , yaitu penerusan kredit UMKM dari bank umum atau bank syariah kepada BPR atau BPR syariah.
Lanjutan :
Boks 3.1. Delapan Arah dan Kebijakan Bank Indonesia Tahun 2007
Menindaklanjuti delapan butir arah dan kebijakan tersebut di atas, khususnya yang
terkait dengan butir keempat, Bank Indonesia mengeluarkan ketentuan Peraturan Bank
Indonesia (PBI) Nomor 9/6/PBI/2007 tanggal 30 Maret 2007 tentang Perubahan Kedua
Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/2/PBI/2006 tentang Perubahan Peraturan Bank Indonesia
Nomor 7/2/PBI/2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum.
Perubahan ketentuan penilaian kualitas aktiva bank umum dimaksud bertujuan untuk
mendorong percepatan proses intermediasi perbankan dengan tetap memperhatikan prinsip
kehati-hatian dan manajemen risiko bank. Pokokpokok perubahan ketentuan tersebut antara
lain adalah:
 Penetapan kualitas aktiva produktif hanya berdasarkan ketepatan pembayaran pokok dan
atau bunga diberlakukan untuk:
a. Kredit dan penyediaan dana lain s.d. jumlah Rp500 juta.
b. Kredit dan penyediaan dana lain kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan
jumlah:
1. lebih dari Rp500 juta s.d Rp20 miliar bagi Bank yang memiliki predikat sistem
pengendalian risiko untuk risiko kredit sangat memadai ( ), rasio Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling kurang sama dengan ketentuan yang
berlaku, dan memiliki peringkat komposit tingkat kesehatan Bank minimal 3.
2. lebih dari Rp500 juta s.d Rp10 miliar bagi Bank yang memiliki predikat sistem
pengendalian risiko untuk risiko kredit dapat diandalkan ( ), rasio KPMM paling
kurang sama dengan ketentuan yang berlaku, dan memiliki peringkat komposit
tingkat kesehatan Bank minimal 3.
 Bank wajib menetapkan (UCS) atas pemberian aktiva produktif:
a. kepada satu debitur atau satu proyek yang sama senilai lebih dari Rp10 miliar;
b. kepada satu debitur atau satu proyek yang sama dengan jumlah nilai antara Rp500
juta sampai dengan Rp10 miliar, untuk debitur yang merupakan 50 debitur terbesar
bank;
c. diberikan berdasarkan perjanjian pembiayaan bersama.
 Bank dapat tidak menetapkan UCS apabila:
a. debitur memiliki beberapa proyek yang berbeda
b. terdapat pemisahan yang tegas antara arus kas ( ) dari masing-masing proyek
 Keringanan penetapan kualitas Penempatan berupa kredit kepada Bank Perkreditan
Rakyat (BPR) dalam rangka dengan pola , khususnya untuk kualitas Kurang Lancar dan
Macet, yaitu dinilai Kurang Lancar apabila terdapat tunggakan pembayaran pokok dan
atau bunga sampai dengan 30 hari; dan macet apabila terdapat tunggakan pembayaran
pokok dan atau bunga lebih dari 30 hari.
 Jenis agunan yang dapat diperhitungkan sebagai pengurang Penyisihan Penghapusan
Aktiva (PPA) diperluas dengan tambahan a) mesin yang merupakan satu kesatuan dengan
tanah dan diikat dengan hak tanggungan, dan b) resi gudang yang diikat dengan hak
jaminan atas resi gudang.

**Menurut saya kebijakan ini merupakan kebijakan yang digunakan untuk mengatur tingkat bunga untuk bank-bank di indonesia. Dan lebih tepatnya kebijakan ini digunakan untuk meningkatkan instrumen keuangan serta untuk perkembangan bank-bank di indonesia.

Selasa, 01 Maret 2011

PI

bikin PI emank pengalaman pertama gw...
tapi , ini bener"ga di tebak...
kemarin gw ngerasa PI ini bakal ngebunuh gw....
ternyata setelah dijalani gw ngerasa bikin PI itu bener" bagus.
selain mengasah otak PI juga bisa dijadikan alat penguat jantung..
cos,,,
tiap kali mw ketemu DP serasa jantung mw copot....

Hehehehehehe....
Intermezo..........
:P

Selasa, 19 Oktober 2010

REVIEW SOFTWARE

SOFTWARE PADA SIA
• Krishand General Ledger
Krishand General Ledger merupakan software akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi jurnal dan menghasilkan laporan keuangan seperti Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll. Salah satu kelebihan dari software Krishand GL adalah gabungan dari pencatatan jurnal komersial dan fiskal sekaligus di dalam satu program.
Beberapa produk Krishand yang telah digunakan secara luas adalah software Krishand PPN 1107, Krishand Withholding Tax, Krishand PPh 21, Krishand Payroll, Krishand General Ledger. Software Krishand PPN 1107 / Withholding Tax / Krishand PPh 21 merupakan software database yang membantu Anda di dalam mempersiapkan formulir-formulir pajak. Dengan menggunakan software ini, persiapan pelaporan pajak Anda menjadi praktis dan efisien tanpa perlu dipusingkan oleh masalah-masalah seperti salah hitung, salah ketik ataupun kesalahan sepele lainnya yang membuat Anda harus memulai pekerjaan dari awal kembali.
Software Krishand bukan hanya sekedar software pelaporan pajak, tetapi memberikan nilai lebih dari itu. Banyak laporan internal yang disediakan untuk membantu Anda menganalisa data yang telah diinput.
Untuk membantu Anda melakukan pekerjaan seminimal mungkin, software Krishand dapat dimodifikasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda seperti setting print out pada blanko SSP atau Faktur Pajak, impor data penjualan untuk pembuatan Faktur Pajak secara otomatis, impor data Faktur Pajak Keluaran maupun Masukan dari file Excel, impor data PPh untuk pembuatan Bukti Pemotongan PPh secara otomatis, dll. Jadi Anda punya banyak waktu luang yang dapat dimanfaatkan untuk menganalisa laporan pajak daripada pekerjaan klerikal. Biarkanlah pekerjaan klerikal dibereskan oleh software Krishand.
Software Krishand telah digunakan oleh ribuan perusahaan di seluruh Indonesia. Banyak klien kami yang menyayangkan bahwa mereka terlambat tahu tentang software Krishand setelah merasakan manfaat yang signifikan di dalam pekerjaan mereka. Jika Anda baru tahu sekarang, maka saran kami, jangan Anda tunda lagi untuk menggunakan software Krishand.
Manfaatkan fitur-fitur dari software Krishand dengan biaya yang sudah pasti jauh lebih murah dibandingkan dengan kemudahan dan kepraktisan yang bisa Anda dapatkan.
Fitur-fitur standar Krishand GL :
1. Berbasis Windows.
2. Multi user.
3. Mencatat transaksi jurnal baik fiskal maupun komersial.
4. Penomoran bukti jurnal yang sangat fleksibel.
5. Menyediakan fungsi untuk mengatur ulang no. bukti jurnal.
6. Menyediakan fungsi penomoran bukti jurnal secara otomatis.
7. Buku Besar dan Neraca Saldo dapat dilihat setiap saat tanpa perlu proses posting.
8. Menghasilkan laporan keuangan fiskal dan komersial.
9. Menyediakan laporan keuangan komparatif antara fiskal dan komersial.
10. Melakukan perhitungan saldo buku besar secara akurat.
11. Format tampilan laporan keuangan dapat disetup sendiri oleh user sehingga Anda dapat menghasilkan laporan keuangan yang tampilannya berbeda untuk beberapa pihak yang berbeda kepentingan.
12. Sederhana dan mudah digunakan.
Beberapa keuntungan dengan menggunakan software Krishand
1. Cepat dan Akurat
Dengan software Krishand, persiapan pelaporan pajak Anda akan terhindar dari kesalahan seperti salah ketik, salah hitung, dsbnya, yang sering terjadi jika dilakukan secara manual..

2. Praktis
Anda dapat mencetak langsung formulir pajak (yang telah disesuaikan dengan ketentuan dari kantor pajak) tanpa harus menggunakan blanko formulir pajak.

3. Review setiap saat
Memungkinkan Anda untuk mereview dan menampilkan kembali berkas-berkas pajak yang lama tanpa harus mengutak-atik ataupun mencari-cari arsip fisik berkas.

4. Up to Date
Kami selalu melakukan perubahan pada aplikasi kami mengikuti peraturan perpajakan terbaru. Semua formulir perpajakan yang tersedia dalam aplikasi merupakan formulir terbaru yang sesuai dengan peraturan perpajakan terakhir.

5. Membuat kerja Anda lebih efektif, efisien dan hemat waktu
. KEKURANGANNYA :
1. Tidak tahu bagaimana caranya memulai mengembangkan OSS.
2. Model bisnis yang tidak mengikuti pola bisnis software proprietary.
3. Kepemilikan yang tidak jelas sehingga cenderung berlawanan ( anti-thesis ) dengan pola IPR ( Intellectual property Right ) yang juga sedang digalakkan oleh pemerintah dalam penelitian yang didanai selama ini.
4. Tidak adanya dukungan komersial.
5. Terlalu banyak variasi dari OSS.6.
6. Usabilitas yang masih kurang baik.
7. Terbatasnya sumber daya manusia, aplikasi dan komitmen terhadap OSS.

• MYOB
1. Sejarah Singkat MYOB
MYOB merupakan program computer akuntansi (accounting software),MYOB dimulai di Australia pada tahun 1991 dan merupakan salah satu perusahaan yang sukses mengenali kebutuhan yang unik dari perusahaan kecil-menengah sampai perusahaan menengah-besar akan sistem manajemen bisnis (business management systems) yang powerful, mudah dan terjangkau.Banyak penghargaan diterima oleh jajaran produk MYOB sejak tahun 1991 sampai sekarang. Sukses ini kemudian berkembang ke seluruh dunia,MYOB pada tahun itu juga memenangkan MacWorld Award untuk kategori Best Accounting Software dan kategori Best Newcomer Software.
Tahun 1996, MYOB Inc., terus berkembang dan bergerak dibawah payung MYOB Limited. MYOB kemudian mengembangkan 6 cabang untuk meng-cover pemasaran MYOB di seluruh dunia, yaitu MYOB US, Inc., MYOB Canada Inc., MYOB Australia Pty Ltd., MYOB New Zealand, MYOB UK Ltd. dan MYOB Asia, yang saat ini terus berkembang dengan munculnya versi khusus negara lainnya, versi Malaysia adalah yang pertama dia Asia, sebelum munculnya versi Singapura, Hongkong dan Asia-International, dan sekarang telah lebih banyak lagi versi negara yang tersedia.
MYOB Accounting versi 15.0 dan Premier versi 9.0 merupakan program yang sudah di operasionalkan oleh para pengolah data-data keuangan. Dengan adanya MYOB Accounting rilis yang baru versi 17.0 menjadi mempermudah dalam penyajian laporan keuangan, khususnya dalam lingkup Accounting Financial (akuntansi keuangan). Namun untuk pembahasan ini lebih memfokuskan pada MYOB Accounting versi 15.0. Berdasarkan komparatif secara fisik terlihat perbedaan antara MYOB Accounting versi 15.0 dengan versi Premier 9.0.
• MYOB Accounting versi 15.0 digunakan untuk kegiatan administrasi perusahaan yang memiliki transaksi dengan satu sistem mata uang (single currency). Ex, rupiah. Kegiatan administrasinya pun hanya menggunakan satu komputer saja.
• MYOB Premier 9.0 digunakan untuk kegiatan administrasi perusahaan yang memiliki transaksi dengan berbagai mata uang (multi currency). Ex, IDR dan U$$. Kegiatan administrasinya biasanya melibatkan banyak komputer yang berhubungan satu sama lain (integrated networking).
Dengan berkembangnya informasi keuangan yang bersifat urgent. Sehingga diperlukan suatu instrument pengolahan data-data keuangan menjadi informasi keuangan yang bersifat final. MYOB sebagai software yang mampu mengolah setiap input data menjadi output informasi secara cepat. Namun perlu diketahui bahwa MYOB dibuat untuk memenuhi kebutuhan akuntansi perusahaan. Menutup kemungkinan bahwa software MYOB bisa dioperasionalisasikan untuk membuat laporan keuangan seperti yang lazim dalam Accounting Based (Akuntansi Dasar).
2. Kegunaan MYOB dlm keg.adm perusahaan
Berikut kegunaan MYOB dalam kegiatan administrasi perusahaan:
• Alat bantu orang – orang untuk menyelesaikan pekerjaan akuntansi
• Menghemat waktu dalam mengelola dan menjalankan pembukuan
• Mengerti lebih dalam bisnis
• membantu kita dalam proses penjualan dan pembelian, track piutang dagang (receivable), hutang dagang (payables) and pajak (GST), email your quotes dan invoice dan banyak lagi – semuanya hanya dengan meng-klik beberapa tombol saja.
• Mengelola barang dagangan
• Untuk memenuhi kebutuhan akuntansi perusahaan,dll
3. Peranan MYOB dlm siklus akuntansi perusahaan jasa
• Sebagai alat komunikasi untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam proses implimentasi dalam pengoperasian MYOB
• Sebagai alat untuk mempermudahkan kita untuk mencatat transaksi dalam perusahaan jasa
4. Fungsi & fasilitas MYOB
Dalam aplikasinya (Applied) MYOB mempunyai berbagai fungsi dan fasilitas-fasilitas (fitur). Seperti dalam baris menu yang terdiri dari delapan kelompok menu pilihan untuk mengakses perintah, sub menu dan kotak dialog: File, Edit, Lists, Command Centres, Setup, Reports, Window, dan Help.
Sedangkan pada Modul Command Centre terdiri dari delapan modul, yang merupakan pembagian dari kegiatan akuntansi, meliputi: Accounts, Banking, Sales, Time Billing, Purchases, Payroll, Inventory, dan Card File.
Dalam pengelompokan akun, MYOB sedikit berbeda dengan teori akuntansi. Hal ini untuk efisiensi dan kemudahan penggunaan saja. Jumlah Digit Akun: Akun (Accounts) dalam MYOB terdiri dari 5 digit (X.XXXX). dan untuk tipe Akun (Account Type) MYOB membagi 8 kelompok akun, yaitu: Assets (kelompok aktiva), Liability (kelompok kewajiban), Equity (kelompok ekuitas), Income (kelompok Penghasilan/Penjualan), Cost Of Sales (kelompok harga pokok penjualan), Expense (kelompok beban), Other Income (kelompok penghasilan lain-lain), Other Expense (kelompok beban lain-lain). Dalam hal penentuan tipe header dan detail, header digunakan untuk setiap akun yang masih memiliki akun anak, biasanya untuk jenis akun kelompok, sedangkan Detail digunakan untuk setiap akun yang tidak memiliki akun anak lagi; biasanya untuk akun subkelompok. Dalam hal ini setiap akun detail harus disesuaikan (mengatur level akun) berdasarkan header masing-masing kelompok dengan menggunakan UP; untuk menggeser akun ke kiri dan Down; untuk menggeser akun ke kanan.
Dalam tahapan pembuatan data baru, setiap user (pengguna) dihadapkan pada tiga pilihan pada bagian Accounts List:
1. I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting (menggunakan akun-akun yang sudah disediakan oleh MYOB),
2. I (menggunakan akun-akun yang sebelumnya di buat di Ms. Excel untuk kemudian di import dalam MYOB system),
3. I would like to build by my own accounts list once I begin using MYOB (menggunakan sebagian dari akun MYOB dan selanjutnya membuat akun-akun sendiri-sesuai dengan kebutuhan recording).
Ketika dalam kondisi memilih import maka user tersebut diharuskan mengimport akun-akun yang sudah di format dalam bentuk Text (Tab delimited) di Ms. Excel (lebih detailnya lihat pada penjelasan materi Import yang lalu). Begitu pula pada saat penggunaan linked accounts (akun yang terhubung dengan akun lain): Pada posisi Accounts & Banking Accounts (akun buku besar dank as/ bank), Sales Linked Accounts (akun-akun yang terkait dalam penjualan), Purchases Linked Accounts (akun-akun yang terkait dalam transaksi pembelian, Payroll Linked Accounts (berkaitan dengan penggajian). Untuk mengisi daftar relasi menggunakan Card File, yang terdiri dari bagian Customer (pelanggan), Supplier (pemasok), Employee (karyawan), dan Personal (individu)-untuk penjelasan detailnya lihat catatan yang lalu.
Bukti Transaksi & Entri Data, menggunakan modul Banking, khusus mencatat transaksi penerimaan dan pengeluaran kas bank-untuk penjelasan detailnya lihat catatan yang lalu. Dalam tahapan penginputan setiap bukti transaksi keuangan perlu diklasifikasikan terlebih dahulu. Berdasarkan sistem dan prosedur penerimaan kas (receive money) berbeda dengan berdasrkan sistem dan prosedur pengeluaran kas (spend money). Bukti transaksi pada hakekatnya sebagai dasar dalam pengolahan untuk dijadikan informasi keuangan. Ketika terjadi suatu pengeluaran tanpa dilandasi dengan adanya bukti pengeluaran maka bisa terjadi kesalahan interpretasi. Bukti transaksi juga sebagai catatan historis yang menunjukan spesifikasi kegiatan beserta jumlah nominal yang tertera.
MYOB Accounting Software memudahkan dalam mendesign accounting process sesuai dengan keinginan sehingga lebih mudah digunakan ketika mencari informasi tentang bisnis. Dengan MYOB Accounting’s powerful inventory management system, akan dapat dengan mudah mengetahui secara tepat jumlah stock jumlah pemesanan dan berapa yang sudah komit (committed).
MYOB Accounting Software dapat melakukan analisa atas bisnis dengan lebih dari 160 cara,sehingga banyak orang yang menggunakan software ini
Lebih mudah membuat keputusan dalam bisnis jika anda mempunyai informasi yang tepat dan sangat detail:
- Lebih dari 160 laporan dan chart
- Nilai Profit & Loss dan Balance Sheet terbaru
- Membuat laporan yang menyeluruh kemudian rubah menjadi Microsoft Excel file untuk melakukan analisa lebih dalam.
- Email atau save semua laporan ke disk untuk accountant anda
- Gunakan Company Data Auditor untuk mendeteksi kesalahan umum dalam proses dan untuk memastikan integrasi informasi pada bisnis anda,dll
Kelebihan MYOB :
1. User friendly (mudah digunakan), bahkan oleh orang awam yang tidak mempunyai pengetahuan mendasar tentang akuntansi.
2. Tingkat keamanan yang cukup valid untuk setiap user.
3. Kemampuan eksplorasi semua laporan ke program Excel tanpa melalui proses ekspor/impor file yang merepotkan.
4. Kemampuan trash back semua laporan ke sumber dokumen dan sumber transaksi.
5. Dapat diaplikasikan untuk 105 jenis perusahaan yang telah direkomendasikan.
6. Menampilkan laporan keuangan komparasi (perbandingan) serta menampilkan analisis laporan dalam bentuk grafik.
7. Adanya fitur backup dan restore data serta compact database yang memungkinkan database terpelihara dengan baik.
8. Mempermudah Anda mengambil keputusan. Karena dapat menampilkan atau menyediakan laporan kepada pengguna kapanpun dibutuhkan. Sehingga jangan karena Laporan Anda Terlambat, Bisnis Anda Terhambat.
9. Fitur Customer Feedback, customer dapat mengajukan saran – saran yang kemudian akan direalisasikan pada software FINA versi lebih lanjut.
10. Adanya penggunaan periode ketigabelas (tak selamanya angka 13 itu sial). Yang memungkinkan pengguna lebih valid dalam membuat laporan keuangan akhir tahun.



Kelemahan MYOB :
1. tidak ada file backup otomatis - harus dilakukan manual
2. Database MYOB merupakan database yang dikunci, pengguna tidak dapat melakukan modifikasi laporan, modifikasi field, sehingga customization apabila diperlukan relatif sulit.
3. MYOB merupakan software buatan luar negeri sehingga tidak ada fitur perpajakan didalamnya.
4. Tidak ada module fixed assets, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk mengelola assets yang dimiliki maka harus membeli add on lagi
5. Tidak ada module Intercompany Reporting, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk membuat laporan keuangan konsolidasi maka harus membeli add on lagi
6. Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkan pengelolaan atas barang konsinyasi relatif sulit dikelola di dalam MYOB.
7. Tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company, artinya laporan konsolidasi tidak dapat diharapkan dapat dibuat dengan menggunakan MYOB.
8. database MYOB merupakan file based sehingga kurang optimal jika digunakan untuk transaksi yang besar dan kompleks. Isu terbaru MYOB akan menggunakan server-based untuk databasenya sehingga optimalisasi pengolahan data lebih realistis.
9. penjualan item, harga peritem hanya bisa di bawah 1M, fungsi pelaporan tidak sebaik DacEasy. (perlu dicek kebenarannya).
10. Belum mendukung multi gudang.

Minggu, 03 Oktober 2010

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Defenisi

Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen yang sama, tapi suatu susunan dasar adalah :Input, Transformasi, Output, Mekanisme Kontrol, Tujuan.

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.
Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.

Karakteristik SIA

1. SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3. Menangani data rinci
4. Berfokus historis
5. Menyediakan informasi pemecahan minimal




Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
• Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
• Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
• Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

SIA terdiri dari 3 subsistem:
• Sistem pemrosesan transaksi : mendukung proses operasi bisnis harian.
• Sistem buku besar/ pelaporan keuangan : menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
• Sistem pelaporan manajemen : yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Cara Kerja SIA
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
• Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
• Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
• Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?

Manfaat SIA
• Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
• Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
• Meningkatkan efisiensi
• Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
• Meningkatkan sharing knowledge
• Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Pemakai SIA

– Para langganan
– Para leveransir (supplier)
– Para pemegang saham (stockholder)
– Para pegawai
– Para pemberi pinjaman
– Instansi Pemerintah

SIA menyiapkan informasi bagi manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.
SIA sebagai pusat informasi perusahaan :
Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
1. Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
2. Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Senin, 24 Mei 2010

MAHASISWA DAN NASIONALISME

Perlu diakui memang luasnya spectrum perspektif nasionalisme ini ternyata berdampak pada lebih banyaknya pemuda yang lebih mementingkan dirinya ketimbang Negara. Mereka hanya menganggap dirinya “numpang” hidup di suatu wilayah tanpa ada tanggung jawab untuk menjaga dan membela Negara nya. Permasalahan ini tentu harus diselesaikan dengan membangun jiwa Negarawan diantara para pemuda yang nantinya akan jadi agen pengubah bangsa di masa yang akan datang.
Langkah awal yang perlu dikembangkan adanya suatu proses pendidikan dan pembudayaan yang baik sejak sekolah dasar. Dimana pendidikan kewarganegaraan tidak hanya sebagai mata pelajaran yang lepas lalu saja. Akan tetapi, menjadi sebuah mata pelajaran untuk “mendoktrin” jiwa Negarawan diantara para pelajar di Indonesia. Cara ini terbukti sukses di Republik Rakyat Cina, dimana ada mata pelajaran khusus untuk menanamkan semangat komunisme. Sehingga di masa yang akan datang akan timbul suatu kecintaan mendalam terhadap Negara Indonesia.
Bentuk dari pembuktikan rasa Nasionalisme kini tentu berbeda dengan yang dilakukan oleh pejuang kita di masa lalu. Pejuang kemerdekaan dan revolusi lebih banyak mengedepakan perjuangan fisik sebagai bentuk Nasionalisme. Atau saat pejuang reformasi melawan rezim, pergerakan dengan mobilisasi massa menjadi pilihan untuk menumbangkan rezim yang memimpin secara tidak adil.
Masa kini adalah masa globalisasi informasi dan kompentensi. Sudah sewajarnya pembuktian Nasionalisme dilakukan dalam bentuk karya nyata dan prestasi yang mampu menjadikan sebuah Inspirasi bagi banyak orang. Mengejar prestasi secara akademik dengan pembuktian hasil yang memuaskan merupakan bentuk Nasionalisme jika diiringi dengan semangat inovasi dan kreatifitas untuk mengembangkan masyarakat. Mahasiswa kini dituntut mampu membuat karya nyata yang bisa bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak. Mahasiswa tidak boleh lagi berpikir tentang pekerjaan apa yang akan didapatkannya setelah lulus, akan tetapi mahasiswa dituntut untuk berpikir keras agar mampu membuka lapangan pekerjaan untuk kesejahteraan masyarakat banyak. Disinilah peran mahasiswa masa kini dan masa depan, dimana mampu menjadi bagian dari solusi atas permasalahan masyarakat, mampu membangun opini positif di masyarakat dan mampu menginspirasi masyarakat agar memiliki suatu perspektif positif terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik.

Selasa, 13 April 2010

thinking about live

Manusia memang selalu ingin segala sesuatu yang terbaik untuk dirinya, sehingga terkadang kita suka memaksakan kehendak meskipun itu kadang bukan hal terbaik buat kita.
hmhh....
Hal itu sepertinya sudah menjadi kebiasaan buruk bagi banyak orang, dan sulit untuk dirubah...
yang perlu kita renungkan sekarang adalah " Yang kita inginkan itu tidak selamanya adalah Hal Terbaik"
Karena kita seringkali hanya menginginkan hal yang menyenangkan saja.....


HIDUP MEMANG INDAH
TAPI... HIDUP JUGA RUMIT
TERKADANG TERLALU MUDAH
SERINGKALI MENJADI SULIT


BILA COBA UNTUK MENGHINDARINYA
CARILAH SENDIRI ARAH HIDUPMU
BERJALAN IKUTI ARAHNYA
BERHENTI BILA TAK BERTEMU


JANGAN PERNAH BERHARAP LEBIH
TERPAKSA BUKAN SEBUAH KEPUTUSAN
MENGERTI,,,SATU CARA UNTUK MEMILIH
SESUATU YANG INGIN KAU DAPATKAN


MENGERTILAH DENGAN SIKAP TEGAS
JANGAN PERNAH RAGU DENGAN JALANMU
HIDUP TIDAK PERNAH BUATMU PUAS
SEMUA TERKADANG MENJADI SEMU


MENGERTILAH MAKA SEMUA KAN MUDAH
MENGERTILAH MAKA KAN KAU DAPATKAN
MENGERTILAH SEGALA SESUATUNYA KAN INDAH
MENGERTILAH SEMUA TAK SEBATAS HARAPAN

Kamis, 11 Maret 2010

cinta tanah air

TUGAS SOFTSKIL

KEWARGANEGARAAN

O

L

E

H

NAMA : JUWITA MARPAUNG

NPM : 31108096

KELAS : 2DB01


CINTA TANAH AIR

Kita sering mendengar bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Ungkapan itu otomatis akan mengingatkan kita tentang Negara kita. Mengingat Negara kita tentunya kita juga diingatkan seberapa besar kita mencintai Negara kita Indonesia ini?

Mencintai atau rasa cinta tanah air kita akan Negara kita adalah salah satu hal yang sangat penting yang diperlukan agar Negara kita semakin kokoh. Apakah yabg dimaksud dengan cinta tanah air itu?

Cinta tanah air adalah rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai, rasa menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu pada negara tempat ia tinggal yang tercermin dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya, rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negaranya, mencintai adat atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan.

Namun dewasa ini rasa cinta tanah air itu sudah sangat berkurang, hal itu dapat kita lihat dari beberapa hal misalnya membuang sampah sembarangan padahal hal itu dapat merusak lingkungan, tidak tahu tentang kebudayaan negerinya padahal itu merupakan kekayaan Negara yang harus dijaga dan dilestarikan, banyaknya tindakan korupsi oleh para koruptor padahal itu dapat merusak citra bangsa, dan banyak lagi hal lain.

Cinta tanah air dapat kita tunjukkan dengan beberapa sikap sebagai berikut :

1. Tidak membuang sampah sembarangan maksudnya adalah disamping lingkungan yang bersih, hal itu juga dapat menolong kita untuk mencegah terjadinya banjir.

2. Bangga sebagai bangsa Indonesia , maksudnya tidak malu mengakui dirinya sebagai putra/putrid bangsa Indonesia sekalipun belakangan ini nama Indonesia buruk dimata dunia.

3. Berprestasi / mengharumkan nama bangsa dengan cara apapun misalnya dengan berprestasi di bidang olahraga ataupun pendidikan. Atau ketika ada orang asing yang bertanya kita perlu untuk menjawab dengan sopan sekalipun kita tidak mengerti bahasa mereka.

4. Menggunakan produk sendiri maksudnya membeli atau menggunakan barang-barang buatan negeri sendiri karena terbukti banyakproduk negeri kita yang di ekspor ke luar negeri karena memang kualitasnya terbukti bagus.

Dan banyak lagi hal lain yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan rasa cinta tanah air. Dari hal ditas kita dapat simpulkan bahwa rasa cinta tanah air itu adalah sangat penting karena Rasa cinta tanah air inilah yang mendorong perilaku individu untuk membangun negaranya dengan penuh dedikasi. Oleh karena itu, rasa cinta tanah air perlu ditumbuhkembangkan dalam jiwa setiap individu yang menjadi warga dari sebuah negara atau bangsa agar tujuan hidup bersama dapat tercapai. Cinta tanah air sebaiknya ditanamkan pada setiap jiwa warga Negara Indonesia sejak dini, karena akan berdampak baik bagi kita semua dikemudian hari.